Hai Hai, balik lagi sama mimin sakura sejahtera 😀

Gimana hari kalian Sahabat Sakura ? semoga selalu berjalan lancar ya. Kali ini mimin mau kasih kalian info tentang hal-hal apa saja yang menjadi penyebab sebuah pengajuan KPR ditolak oleh pihak bank.

Tapi, sebelum itu kalian tau gak sih apa itu KPR ? nah mimin kasih sedikit penjelasan mengenai KPR ini ya. Dalam transaksi pembelian rumah, ada beberapa sistem pembayaran yang bisa kalian pilih. Di Sakura Sejahtera sendiri ada Cash Keras, Cash Bertahap, dan juga KPR. Mimin cuma akan bahas KPRnya saja ya.

KPR atau Kredit Pemilikan Rumah adalah sebuah fasilitas pembelian dan sekaligus pembayaran rumah dengan cara dicicil setiap bulan. Biasanya cicilan ini memiliki tenor mulai dari 5 tahun sampai 25 tahun. Tapi ada juga bank yang menyediakan tenor KPR sampai 30 tahun, loh !

Selain itu, pembelian rumah dengan sistem KPR ini juga dikenakan suku bunga tertentu. Dan masing-masing bank memiliki kebijakannya tersendiri terhadap besaran suku bunga. Keuntungan pembelian dengan sistem KPR ini beragam, selain kita bisa memiliki rumah dalam waktu cepat, kita juga akan terhindar dari harga property yang selalu melambung setiap tahunnya, kebayang gak sih kalau engga cepat-cepat menyicil dan menunggu hingga memiliki uang, akan semahal apa harga rumah yang kita inginkan di masa depan ? selain itu legalitas pun terjamin, dan kita juga bisa mendapatkan kepastian asuransi jika pembelian dengan sistem KPR.

Nah gaes, tapi ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pengajuan KPR ditolak oleh pihak bank, loh ! apa aja sih ? di bawah ini sudah mimin rangkum segala kemungkinan yang bisa menghambat proses persetujuan KPR bisa terjadi, yuk gaes cekidooott !

 

  1. Skor Kredit Buruk

Nah, hal ini adalah salah satu momok menakutkan bagi calon pembeli rumah yang ingin mengajukan KPR. Mengapa ? karena banyak terjadi penolakan di tahap ini, Skor Kredit seseorang bisa diketahui dari BI Checking atau SLIK dari OJK. Jika seseorang memiliki skor kredit yang buruk, maka pihak bank akan langsung menolaknya.

Selain itu banyak terjadi kasus nama seseorang yang dipinjam untuk melakukan kredit. Nah, jangan pernah berikan nama kalian untuk hal ini ya, karena kita tidak pernah tau sebaik apa orang tersebut akan membayar cicilannya. Jika saja ditengah jalan terjadi kredit macet, pihak bank hanya akan mengetahui bahwa kita lah yang melakukan tunggakan tersebut, walaupun  kita tidak melakukannya.

 

  1. Penghasilan Kurang Mencukupi

Penghasilan adalah salah satu kunci untuk bisa diterima saat mengajukan KPR. Pihak bank akan menilai apakah penghasilan yang kita miliki akan mampu mencukupi kewajiban bayar cicilan bulanan rumah nantinya. Jika penghasilan tidak memenuhi syarat, maka pengajuan sudah pasti akan ditolak.

 

  1. Usia Sudah Tidak Produktif

Saat mengajukan KPR ke bank, usia menjadi hal yang juga dipertimbangkan. Usia minimal saat mengajukan KPR adalah 21 tahun dan maksimal 65 tahun pada saat kredit lunas. Ada hal-hal yang harus diperhatikan pada saat pengajuan, yaitu tenor. Kita tidak bisa memilih tenor dengan mudah jika penghasilan tidak memenuhi dan jika umur pada saat pengajuan pun sudah tidak mendukung. Setiap bank memiliki penilaian dan kebijakannya tersendiri untuk hal ini, jadi pastikan bahwa pengajuan kita benar-benar diterima dengan kemampuan bayar yang kita miliki, ya.

 

  1. Dokumen Tidak Lengkap

Saat kita membeli dengan sistem KPR, ada beberapa berkas yang diwajibkan (harus ada) sebagai syarat pertimbangan pihak bank. Seperti identitas diri, data mengenai pekerjaan, dan data terkait penghasilan. Jika saja salah satu dari syarat berkas wajib ini tidak bisa dipenuhi, pihak bank akan menolak pengajuan tersebut.

 

  1. Ketidaksesuaian Data

Dalam pengisian data nasabah, yang dibubuhkan dalam form KPR dan berkas haruslah sama. Seperti contoh, jika kita memiliki penghasilan tetap dari tempat bekerja sebesar 10jt dan memiliki penghasilan sampingan sebesar 3jt, maka kita hanya mengisi penghasilan tetap saja sebesar 10jt. Karena bank hanya akan menilai penghasilan tetap saja. Jadi hati-hati dalam mengisi fom pengajuannya ya.

 

  1. Status Developer

Bank akan menilai status developer pada saat pengajuan KPR, jadi sebaiknya pilih lah developer yang sudeh bekerja sama dengan pihak bank. Karena developer yang sudah bekerja sama dengan pihak bank memiliki kejelasan seperti status perusahaan dan juga reputasi developer itu sendiri. Developer dengan status yang kurang jelas akan membuat pihak bank ragu untuk bisa memberikan keputusan.

 

  1. Status Kerja Pemohon

Bagi pekerja tetap dengan durasi kerja minimal sudah berjalan selama 2 tahun, biasanya pihak bank akan menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang baik. Sebaliknya, bagi pekerja dengan status masa bekerja yang baru berjalan satu tahun, besar kemungkinan pihak bank akan menolaknya, begitu juga dengan status kontrak. Eits, tapi jangan khawatir gaes. Ada beberapa kebijakan bank yang menerima status kontrak dengan syarat durasi kerja setidaknya minimal sudah berjalan selama 3 tahun.

Selain itu, pihak bank akan memastikan status perusahaan tempat kita bekerja, mulai dari badan hukum hingga reputasi perusahaan.

 

  1. Sulit Dilakukan Konfirmasi Dan Survey Oleh Pihak Bank

Hal yang selanjutnya harus diperhatikan adalah seberapa mudah seorang pelanggan dapat dikonfirmasi mengenai kebenaran pengajuan KPR. Selanjutnya pihak bank akan melakukan konfirmasi kepada atasan kita di perusahaan. Selain itu pihak bank juga memiliki surveyor yang sewaktu-waktu bisa datang ke perusahaan tempat kita bekerja untuk mengkonfirmasi kejelasan status kita di perusahaan tersebut.

Itu lah beberapa hal yang bisa menjadi penghambat bagi kita untuk memilki rumah impian jika kita tidak bisa memperhatikan hal tersebut dengan baik. Terkait dengan poin nomor 3, Sakura Sejahtera sendiri adalah developer dengan status dan badan hukum yang jelas, serta memiliki reputasi yang baik, dan juga sudah bekerja sama dengan banyak pihak bank, baik itu bank kovensional ataupun bank syariah. Selain itu, Sakura Sejahtera juga selalu memiliki diskon dan promo menarik yang pastinya menguntungkan bagi pelanggan.

Jadi tidak perlu khawatir jika membeli rumah di Sakura Sejahtera, dan lagi Sakura Sejahtera juga pernah mendapatkan award sebagai developer terbaik loh, gaes !

Nah, jadi tunggu apa lagi ? yuk segera book unit rumah impian kalian di Sakura Sejahtera, mimin sekalian promo boleh ya ? hehe 😀

Oke deh gaes, itu saja informasi yang mau mimin sampaikan ya, semoga bermanfaat untuk kita semua, stay safe everyone ! J

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.