Hai gaes, balik lagi sama mimin, kalian team rumah klasik atau minimalis ? dewasa ini orang-orang banyak banget yang cari rumah dengan desain minimalis, walaupun begitu rumah dengan gaya klasik juga masih mendapat tempat loh di hati para pencari rumah.

Eits, tapi bukan itu yang mau mimin bahas, kali ini mimin mau bahas bahan baku rumah yaitu kayu dan baja ringan.. Mimin akan bahas kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan serta tentang bagaimana penerapannya pada rumah minimalis. Yuk gaes simak artikel ini sampai selesai ya, cekidooott. !

 

Kayu

Rangka atap kayu memiliki ketahanan yang cukup baik, kekuatannya pun sudah cukup baik. Bahan dasar kayu yang dijadikan rangka atap sendiri memilki banyak kelebihan. Rangka dengan kayu pada awalnya mudah untuk ditemukan dan memiliki harga yang relatif murah, namun seiring berjalannya waktu, material kayu semakin sulit untuk ditemukan, hal ini terjadi karena permintaan yang tinggi tidak seimbang dengan persediaan yang ada, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk sebuah pohon bisa ditebang dan diolah menjadi bahan bangunan. Karena kelangkaan ini lah pada akhirnya harga kayu melambung tinggi.

Pada pemasangannya pun tidak dibutuhkan tenaga ahli, hampir semua pekerja bangunan di berbagai daerah memiliki kemampuan untuk memasang kayu sebagai rangka atap, jadi lebih mudah juga mencari tenaga tukang ya gaes. Selain itu, material kayu juga memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap tekanan. Kayu juga tidak akan berkarat.

Kalau ada kelebihan pasti ada juga kekurangannya gaes. Kekurangan bahan dasar kayu ini yang pertama adalah mudah mengalami pengeroposan jika tidak dilapisi oleh cairan anti hama sebelumnya. Jadi, ada biaya tambahan untuk pelapis kayu ini agar tidak dirusak hama. Selanjutnya, material kayu juga tidak tahan terhadap perubahan cuaca dengan tingkat kelembaban yang tinggi, material kayu bisa berjamur dan / mengalami pembusukan. Kekurangan lainnya adalah material kayu ini juga cenderung mengalami perubahan bentuk seperti mudah melengkung, mengembang, atau menyusut tergantung suhu dan cuaca. Bobotnya berat dan sangat mempengaruhi struktur bangunan yang ada di bawahnya, serta mudah terbakar.

 

Baja Ringan

Baja ringan kini sudah banyak dijadikan alternative atas banyaknya kekurangan yang dimiliki kayu, beberapa diantaranya adalah baja ringan tidak mudah terbakar, dan memiliki ketahanan yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kayu. Baja ringan juga tidak memerlukan cairan pelapis anti hama dan baja ringan tidak mengalami pemuaian walau terkena perubahan cuaca sekalipun, sehingga tidak mudah berubah bentuk. Selain itu baja ringan tahan terhadap jamur dan pelapukan. Bobotnya yang ringan juga tidak mempengaruhi struktur bangunan yang ada di bawahnya. Dari segi harga, lambat laun baja ringan memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan kayu. Karena bahan pembuatannya mudah untuk didapatkan, sehingga baja ringan sangat mudah untuk ditemukan walau di pelosok sekalipun.

Walaupun baja ringan memiliki segudang kelebihan, bukan berarti baja ringan tidak memiliki kekurangan lho gaes. Baja ringan memiliki kecenderungan mengalami korosi / karat jika lapisan terluarnya tidak maksimal (failed). Selain itu, dibutuhkan tenaga ahli dalam pemasangan struktur atap dengan baja ringan ini, karena struktur atap harus lah presisi, jika tidak maka akan ada bagian dari struktur lainnya yang terganggu.

 

Nah, lantas apakah rumah minimalis lebih cocok menggunakan rangka atap kayu atau baja ringan ? pada dasarnya adalah kembali pada pilihan masing-masing. Penggunaan kayu dan baja ringan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Selain itu dampak terhadap lingkungan akibat produksi kedua bahan bangunan ini pun berbeda. Jika kita banyak menggunakan kayu, efek buruknya adalah semakin banyak pohon-pohon yang ditebang. Dan jika kita menggunakan baja ringan, bisa saja limbah yang dihasilkan dari proses produksinya akan mencemari lingkungan jika tidak di kelola dengan baik.

Pada rumah minimalis dengan ukuran yang tidak terlalu besar, menggunakan baja ringan adalah pilihan yang bijak, mengapa demikian ? penggunaan kayu sebagai rangka atap akan menjadi beban tambahan yang cukup berat bagi struktur rumah, hal ini bisa saja membahayakan si penghuni rumah lho gaes. Selain itu faktor harga pun perlu diperhitungkan, rangka atap dengan baja ringan memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan kayu, dan juga lebih awet.

Itu lah beberapa kelebihan dan kekurangan kayu dan baja ringan gaes, di sakura sejahtera sendiri kami menggunakan baja ringan dengan kualitas terbaik sebagai rangka atap. Hal ini kami lakukan dengan maksud untuk memberikan yang terbaik bagi para pelanggan dan calon pelanggan kami. Tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku, rajin cuci tangan dengan sabun / hand sanitizer, dan jangan lupa menggunakan masker saat bepergian ya gaes. Stay safe everyone ! 🙂

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.